<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Uam Blog</title>
	<atom:link href="http://uamtamtam.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://uamtamtam.wordpress.com</link>
	<description>Jangan Takut dan Jangan Pernah Menyesal</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Sep 2009 23:43:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='uamtamtam.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Uam Blog</title>
		<link>http://uamtamtam.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://uamtamtam.wordpress.com/osd.xml" title="Uam Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://uamtamtam.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Menghentikan Windows Vista Reboot Setelah Automatic Updates</title>
		<link>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/17/menghentikan-windows-vista-reboot-setelah-automatic-updates/</link>
		<comments>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/17/menghentikan-windows-vista-reboot-setelah-automatic-updates/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 23:43:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uamtamtam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/17/menghentikan-windows-vista-reboot-setelah-automatic-updates/</guid>
		<description><![CDATA[Hal ini mungkin pernah terjadi pada Anda. Anda meninggalkan komputer sebentar dan ketika Anda kembali, semua pekerjaan Anda hilang. Kenapa ini? Ini karena Windows men-download update dan meng-install-nya sendiri dan kemudian melakukan reboot tanpa sepengetahuan Anda. Bagaimana mengatasi ini? Ternyata sebenarnya ada cara untuk menginstruksikan Windows Update pop-up untuk menunda proses rebooting dan resiko kehilangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=107&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hal ini mungkin pernah terjadi pada Anda. Anda meninggalkan komputer sebentar dan ketika Anda kembali, semua pekerjaan Anda hilang. Kenapa ini? Ini karena Windows men-download update dan meng-install-nya sendiri dan kemudian melakukan reboot tanpa sepengetahuan Anda. Bagaimana mengatasi ini?</p>
<p>Ternyata sebenarnya ada cara untuk menginstruksikan Windows Update pop-up untuk menunda proses rebooting dan resiko kehilangan semua proses yang sedang Anda kerjakan bisa diminimalkan. Blogger PCWorld Rick Broida akan menjelaskan langkah-langkahnya untuk melakukan ini:<br />
1. Klik Start, ketik Windows Update, kemudian tekan Enter.<br />
2. Klik pilihan Change Settings di bagian kiri.<br />
3. Ubah setting-nya ke Download updates but let me choose whether to install them.<br />
4. Klik OK.<br />
Hanya itu yang perlu Anda lakukan. Windows mungkin masih terus merecoki Anda untuk meng-install update-nya, tetapi paling tidak Windows tidak akan reboot tanpa izin dari Anda.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uamtamtam.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uamtamtam.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uamtamtam.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uamtamtam.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uamtamtam.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uamtamtam.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uamtamtam.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uamtamtam.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uamtamtam.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uamtamtam.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uamtamtam.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uamtamtam.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uamtamtam.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uamtamtam.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=107&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/17/menghentikan-windows-vista-reboot-setelah-automatic-updates/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b497ed1a4afe1f01018c0f896a4abc93?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uamtamtam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ada 1001 peluang disekitar Anda</title>
		<link>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/13/mencapai-potensi-hidup-yang-maksimal/</link>
		<comments>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/13/mencapai-potensi-hidup-yang-maksimal/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2009 18:45:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uamtamtam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uamtamtam.wordpress.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Teringat akan kata-kata pak Bob Sadino, “Ada 1001 peluang di sekitar Anda”. Dahulu saya pikir hal tersebut adalah sesuatu yang mengada-ada, bagaimana mungkin ada 1001 peluang ketika tidak satu pun terlihat bisa menjadi peluang bagi kita. Jika satu tidak ada bagaimana mungkin 100, 200 atau 1000? Sehingga sempat terpikir jika peluang itu hanya dapat ditemukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=94&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><a title="trackback url" href="http://www.jualanbuku.com/2009/08/04/ada-1001-peluang-disekitar-anda/trackback/"></a> </em></p>
<p>Teringat akan kata-kata pak Bob Sadino, “Ada 1001 peluang di sekitar Anda”. Dahulu saya pikir hal tersebut adalah sesuatu yang mengada-ada, bagaimana mungkin ada 1001 peluang ketika tidak satu pun terlihat bisa menjadi peluang bagi kita. Jika satu tidak ada bagaimana mungkin 100, 200 atau 1000? Sehingga sempat terpikir jika peluang itu hanya dapat ditemukan dengan keberuntungan dan sayangnya keberuntungan tersebut tidak pernah menghinggapi kita.</p>
<p>Dengan berjalannya waktu, sedikit-sedikit kata-kata tersebut memberikan bukti. Memang ada banyak peluang di sekitar kita, kita bisa menganggap peluang tersebut adalah sebuah masalah. Mengapa masalah bisa menjadi peluang? Sejauh yang kita ketahui masalah adalah sesuatu yang membebani kita. Masalah adalah sesuatu yang kita hindari dan tidak berguna untuk dihadapi.</p>
<p>Kita diberikan peluang untuk memecahkan masalah yang tidak banyak orang ingin memecahkannya. Dan sering kali ketika kita memecahkan sebuah masalah maka peluang itu menjadi sukses bagi Anda. Kalau diambil contoh seperti misalnya Bill Gates, Ia berusaha untuk memecahkan masalah tentang terbatasnya akses komputer di kalangan masyarakat karena mahal dan susah digunakan. Bill Gates memecahkan masalah dengan memanfaatkan personal computer yang berharga jauh lebih murah dari UNIX computer dan mengembangkan sistem operasi Windows yang mudah digunakan.</p>
<p>Bill gates adalah contoh sukses besar dalam pemecahan masalah. Di sekitar anda, mungkin Anda pernah melihat sukses-sukses kecil karena mereka berhasil memecahkan masalah. Contoh realnya bisa dilihat dari perkembangan alat-alat pertanian, alat-alat transportasi, alat-alat elektronik, dan alat-alat konstruksi. Semua itu karena mereka bisa memecahkan sebuah masalah.</p>
<p>Jadi bagi orang yang jeli, masalah adalah peluang bagi mereka. Namun disini bukan berarti kita menjadi orang yang suka membuat masalah, namun kita seharusnya adalah orang yang bisa memecahkan masalah. Dengan membiasakan diri untuk memecahkan masalah-masalah kecil maka kita akan terbiasa untuk menciptakan peluang.</p>
<p>Kita tidak harus memanfaatkan 1001 peluang disekitar Anda, tapi pilihlah beberapa yang sesuai dengan minat Anda dan kemampuan Anda saat ini. Jika Anda suka bunga Anda bisa mencari cara untuk membuat tanaman semakin semerbak dan semakin menarik. Jika Anda suka pelihara binatang, mungkin anda bisa mencari cara untuk menyembuhkan penyakit atau mungkin cara menernakannya. Jika Anda berhasil memecahkan masalah tersebut, anda bisa menjual ide tersebut bukan?</p>
<p>Keberuntungan yang disebutkan di paragraf satu sebenarnya bisa dilatih, sehingga kita bisa selalu dihinggapi keberuntungan. Artikel berikut memberikan penjelasan tentang Faktor keberuntungan yang dimiliki oleh beberapa orang.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uamtamtam.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uamtamtam.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uamtamtam.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uamtamtam.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uamtamtam.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uamtamtam.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uamtamtam.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uamtamtam.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uamtamtam.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uamtamtam.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uamtamtam.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uamtamtam.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uamtamtam.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uamtamtam.wordpress.com/94/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=94&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/13/mencapai-potensi-hidup-yang-maksimal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b497ed1a4afe1f01018c0f896a4abc93?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uamtamtam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menyelamatkan Data &#8216;My Documents&#8217;</title>
		<link>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/13/meningkatkan-performa-komputer/</link>
		<comments>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/13/meningkatkan-performa-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2009 14:00:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uamtamtam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uamtamtam.wordpress.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Hampir semua orang menyimpan datanya didalam folder My Documents. Folder ini memang folder standard dari komputer untuk menyimpan berbagai dokumen kita. Ada satu tips agar kita dapat menyelamatkan data-data yang ada didalam folder My Documents ini, sehingga hilangnya data dapat kita hindari sedini mungkin. Perlu diketahui bahwa letak &#8216;folder asli&#8217; dari My Documents ini ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=89&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="line-height:1.5;font-family:verdana;"></p>
<p align="justify">Hampir semua orang menyimpan datanya didalam folder <em>My Documents</em>. Folder ini memang folder standard dari komputer untuk menyimpan berbagai dokumen kita. Ada satu tips agar kita dapat menyelamatkan data-data yang ada didalam folder <em>My Documents</em> ini, sehingga hilangnya data dapat kita hindari sedini mungkin.</p>
<p></span></p>
<p align="justify"><span style="line-height:1.5;font-family:verdana;">Perlu diketahui bahwa letak &#8216;folder asli&#8217; dari <em>My Documents</em> ini ada didalam <em>C:\Documents and Settings\Nama User\My Documents</em>. Anda bisa mengeceknya melalui <em>klik kanan</em> pada folder <em>My Documents</em> lalu pilih <em>Properties</em>. Perhatikan pada kotak <em>Target Folder Location</em>, disitulah sebenarnya data <em>My Documents</em> itu disimpan.</span></p>
<p align="justify"><span style="line-height:1.5;font-family:verdana;">Menyimpan data di lokasi tersebut sebenarnya kurang aman, mengapa?. Jika suatu saat komputer kita <em>error</em> (tidak bisa masuk ke Windows misalnya) sehingga tidak ada jalan lain untuk membetulkan komputer kita kecuali dengan memformat Windows, maka susah bagi kita untuk menyelamatkan data <em>My Documents</em> tersebut karena letaknya ada di C, dan begitu melakukan format Windows maka secara otomatis seluruh data yang ada di<em> My Documents</em> &#8216;akan terhapus&#8217;. Memformat Windows sama saja dengan menghapus &#8216;seluruh data&#8217; yang ada di <em>drive / partisi</em> C.</span></p>
<p align="justify"><span style="line-height:1.5;font-family:verdana;">Memang masih bisa untuk diselamatkan, antara lain dengan mengkopi folder<em> My Documents</em> tersebut ke <em>drive</em> lain (seperti <em>drive</em> D, E dsb) melalui <em>DOS</em>, atau memindahkannya melalui <em>kopi hardisk</em> (hardisk kita <em>dipasang</em> di komputer orang lain), namun cara-cara diatas cukup merepotkan bagi kita. Ada satu trik agar kita dapat menyelamatkan data di <em>My Documents</em> yakni dengan <em>memindahkan target</em> dari letak <em>My Documents</em> tersebut ke <em>partisi</em> lain, misalkan D, E dsb.</span></p>
<p align="justify"><span style="line-height:1.5;font-family:verdana;">Caranya cukup mudah, yakni:</span></p>
<ul><span style="line-height:1.5;font-family:verdana;"></p>
<li>
<div><em>Klik kanan</em> pada <em>Start</em> lalu pilih <em>Explore</em></div>
</li>
<li>
<div>Pada <em>partisi / drive</em> selain C (misalkan di<em> drive / partisi</em> D), buat folder baru dengan nama <em>Dataku</em> (atau nama lain sesuka anda)</div>
</li>
<li>
<div><em>Klik kanan</em> pada folder <em>My Documents</em> lalu pilih <em>Properties</em></div>
</li>
<li>
<div>Klik tombol <em>Move…</em>. Pada kotak yang muncul, cari folder yang anda buat tadi. Jika sudah, klik <em>OK &#8211; OK. </em>Pada kotak yg muncul, klik<em> Yes.<br />
</em></div>
</li>
<p></span></ul>
<p align="justify"><span style="line-height:1.5;font-family:verdana;">Anda bisa cek:<br />
Isi folder <em>My Documents </em>= Isi folder <em>Dataku</em> (pada <em>drive / partisi</em> D)</span></p>
<p align="justify"><span style="line-height:1.5;font-family:verdana;">Dengan demikian, jika suatu saat komputer anda <em>error</em> sehingga harus di format Windows, maka seluruh data <em>My Document</em> akan selamat sebab tidak lagi disimpan di <em>drive</em> C, melainkan sudah dipindahkan ke <em>drive</em> D.</span></p>
<p align="justify"><span style="line-height:1.5;font-family:verdana;">Hal ini sangat penting dilakukan mengingat banyak orang yang kehilangan datanya yang berada di <em>My Documents</em> sewaktu dilakukan format Windows. Jika tips ini anda lakukan, maka kejadian seperti tadi tidak akan menimpa pada anda.</span></p>
<p><span style="line-height:1.5;font-family:verdana;">Keterangan :</span></p>
<ul><span style="line-height:1.5;font-family:verdana;"></p>
<li>
<div><em>Format Windows </em>adalah proses untuk menginstal ulang Windows, dengan kata lain Windows anda diganti dengan yang baru &#8216;secara total&#8217;</div>
</li>
<li>
<div><em>Drive / Partisi</em> adalah pembagian lokasi hardisk untuk penyimpanan data di komputer. Jika anda membuka <em>Windows Explorer</em> maka biasanya akan terlihat tulisan <em>(C), (D), (E)</em> dan sebagainya. Bagian-bagian tersebut berguna untuk &#8216;membagi-bagi&#8217; lokasi penyimpanan data kita. Kecuali <em>drive / partisi</em> untuk CD-ROM/DVD-ROM, <em>drive / partisi</em> ini tidak berfungsi untuk menyimpan data tapi berfungsi untuk membaca kepingan CD / DVD.</div>
</li>
<p></span></ul>
<p><span style="line-height:1.5;font-family:verdana;"><br />
Semoga bermanfa&#8217;at.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uamtamtam.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uamtamtam.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uamtamtam.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uamtamtam.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uamtamtam.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uamtamtam.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uamtamtam.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uamtamtam.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uamtamtam.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uamtamtam.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uamtamtam.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uamtamtam.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uamtamtam.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uamtamtam.wordpress.com/89/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=89&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/13/meningkatkan-performa-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b497ed1a4afe1f01018c0f896a4abc93?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uamtamtam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Komunikasi Pria Wanita</title>
		<link>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/sepatu/</link>
		<comments>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/sepatu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 19:23:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uamtamtam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uamtamtam.wordpress.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[Pada post sebelumnya, telah saya sampaikan bahwa beda pria wanita juga tampak pada perihal bagaimana mereka berkomunikasi. Nah, perbedaan ini bukanlah untuk kemudian dijadikan pembenaran untuk bersikap apa adanya. Kita bisa memilih untuk lebih produktif dan efektif dalam berkomunikasi. Kita mulai dulu dari tips untuk para cowok. Sejak dulu kan cowok selalu dituduh sebagai kaum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=79&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada post sebelumnya, telah saya sampaikan bahwa beda pria wanita juga tampak pada perihal bagaimana mereka berkomunikasi. Nah, perbedaan ini bukanlah untuk kemudian dijadikan pembenaran untuk bersikap apa adanya. Kita bisa memilih untuk lebih produktif dan efektif dalam berkomunikasi.</p>
<p>Kita mulai dulu dari tips untuk para cowok. Sejak dulu kan cowok selalu dituduh sebagai kaum yang tak pengertian thd cewek. Bisa jadi itu memang benar. Entah apa karena kebanyakan cowok memang bebal atau kebanyakan cewek memang sebegitu susahnya untuk dimengerti, itu tak perlu diperdebatkan. Apa yg lebih penting adalah memahami perbedaan yg ada dan membuat penyikapan yg lebih bijak atasnya.</p>
<p>Okai, para cowok, perhatikan yg berikut ini:</p>
<p><strong> Ingat, wanita tu cenderung ndak to-the-point klo bicara.</strong> Mereka lebih suka ngomong dg cara yg halus. Wanita cenderung bicara di sekeliling inti pembicaraan (mbulet, begitu kata pria) agar mereka tidak terkesan agresif. Itu juga dilakukan oleh wanita utk menjaga perasaan pria bila semisal mereka sedang bermaksud meminta sesuatu. Bagi wanita, cara ngomong semacam itu sebenernya sudah jelas. Cuman para pria biasanya bermasalah dg model komunikasi semacam itu.</p>
<p>Ketika si wanita bertanya, “Mas, ndak pengen makan mie, ta?”, maka bisa jadi yg sebenernya pengen makan mie tu pasangan Anda. Atau semisal klo si pasangan bilang, “Duuh, dompetku kok jelek ya.” tu amat bisa jadi dianya pengen dibelikan dompet. Model komunikasi semacam ini bisa berlangsung dalam durasi lama serta membuat pria cukup frustasi.</p>
<p>Apalagi <strong>wanita tu biasanya memang menuntut pria untuk bisa membaca pikiran mereka</strong>. Ndak cuma itu, hukuman pun bisa datang bila pria gagal melakukannya <img title="Tips Komunikasi Pria Wanita " src="http://akhmadguntar.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" alt=":mrgreen:" /> Wanita mbatin dalam hati, bertanya-tanya kenapa pasangan cowoknya kok bisa ndak tahu apa sih yang dia suka, ke mana dia pengen pergi, apa yang sedang pengen dilakukannya, dst. Padahal si wanita udah ngerasa ngasih petunjuk yg jelas. Pria sendiri seringkali ndak nyadar bhw dia sdg dihadapkan pada teka-teki yg harus dipecahkan. Ketika sudah nyadar bhw wanita memberinya teka-teki, pria pun seringkali gagal menangkap isi pikiran &amp; perasaan wanita.</p>
<p>Lantas, apa yg bisa dilakukan? Bagaimana cara membaca pikiran wanita?</p>
<p>Hmm…. ini dia <img title="Tips Komunikasi Pria Wanita " src="http://akhmadguntar.com/wp-includes/images/smilies/icon_rolleyes.gif" alt=":roll:" /></p>
<p>Pertama, yg jelas kedua belah pihak kudu saling paham tentang adanya perbedaan ini. Buat para pria, kasih tau pasangan Anda, sehingga dia bisa memilih utk tidak sebegitu mudahnya ngambek ketika Anda terkesan tak pengertian. Kedua, perlu juga dipahami bahwa kebanyakan pria ndak bisa multitasking. Itu artinya kekuatan empatik pria tu menurun ketika dia lagi serius kerja -atau nonton pertandingan badminton, atau baca majalah otomotif. Bila di saat itu dia lalu mendengar pasangannya menyampaikan pesan yg ndak to-the-point, lebih besar pesan itu akan ditanggapi apa adanya, ndak dipikir apa implikasi atau maksud yg tersembunyi di dalamnya. Dan seringkali beginilah yg terjadi, dan dari sinilah seringkali masalahnya berawal.</p>
<p>Yang penting tu bisa tetep membuka mata pada isyarat2 nonverbal yg ditunjukkan pasangan. Bukan pada kata2 yang diucapkannya, melainkan lebih pada bagaimana dia mengucapakannya serta pemahaman Anda tentang kondisi dia secara umum. Susah? betul <img title="Tips Komunikasi Pria Wanita " src="http://akhmadguntar.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" alt=":mrgreen:" /></p>
<p>Wanita tu bener2 makhluk yang peka, udah tau kan? <strong>Mereka berpikir dan berkata dalam pengaruh estrogen.</strong> Seringkali, tema perilaku mereka didasarkan atas mood dan apa2 yang cowok menganggapnya nggak rasional. Bila semisal seorang pria berkata pada pasangannya, “Dhe’, aku suka ama rambutmu”, jangan heran klo tiba-tiba tanggepannya,”Lho, emang sebelumnya Mas nggak suka ya?! Sebelumnya Mas nganggep aku lebih jelek ketimbang [nama cewek, probably artis].”</p>
<p>Pada saat wanita berada dalam masa subur, mereka adl yg paling menyenangkan. Mereka akan lebih tampil menarik dan berperilaku lebih menyenangkan ketimbang ketika mereka sdg masa tak subur, apalagi menjelang masa tak subur.</p>
<p>Yang jelas, perlu kita para cowok ketahui, bahwa <strong>tujuan utama wanita ngobrol itu adalah utk…ya utk ngobrol</strong>. Artinya bukan untuk mencari pemecahan masalah, sekedar bertukar informasi, atau hendak menyimpulkan sesuatu. Adalah kecenderungan alami para wanita untuk ngobrol dg banyak orang kala mereka lagi ada masalah. Bisa jadi mereka tidak segera menindaklanjuti hasil obrolan yg sudah dilakukan, dan terus aja ngobrol. Jika Anda adl pasangan si wanita, maka ada baiknya Anda merasa bersyukur. Itu artinya Anda masih dianggep, masih dipercaya.</p>
<p>Secara umum, yg perlu Anda lakukan adl membuat sang pasangan merasa nyaman, mbikin dia merasa lebih baikan. Dan ini bukan dilakukan dg berusaha keras memecahkan masalah mereka. Klo pria berfokus pada pemecahan masalah, maka empatinya berkurang, yg ada malah semacam interogasi utk menemukan bahan2 pengambilan keputusan. Apalagi klo kemudian menyalahkan si wanita atas apa2 yg dia rasakan. Anteng aja, dan tunjukkan empati dg tatapan mata, sentuhan dan pelukan. Itu jauuuh lebih baik.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uamtamtam.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uamtamtam.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uamtamtam.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uamtamtam.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uamtamtam.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uamtamtam.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uamtamtam.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uamtamtam.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uamtamtam.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uamtamtam.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uamtamtam.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uamtamtam.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uamtamtam.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uamtamtam.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=79&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/sepatu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b497ed1a4afe1f01018c0f896a4abc93?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uamtamtam</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://akhmadguntar.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Tips Komunikasi Pria Wanita </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://akhmadguntar.com/wp-includes/images/smilies/icon_rolleyes.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Tips Komunikasi Pria Wanita </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://akhmadguntar.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Tips Komunikasi Pria Wanita </media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Menerjuni Dunia Entrepreneur</title>
		<link>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/facing-the-failure/</link>
		<comments>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/facing-the-failure/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 18:29:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uamtamtam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uamtamtam.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda mau dan ingin menerjuni dunia bisnis, sekarang atau nanti? Jawabnya harus mau dan ingin. Sepertinya jawaban itu cukup memaksa Anda untuk mulai memikirkan tentang fenomena berikut ini. Jika Anda bekerja pada orang lain, adalah baik jika Anda mempertimbangkan untuk terus meniti karir sampai ke puncak. Tapi sebagai pekerja, Anda juga pasti akan pensiun. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=69&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Anda mau dan ingin menerjuni dunia bisnis, sekarang atau nanti? Jawabnya harus mau dan ingin. Sepertinya jawaban itu cukup memaksa Anda untuk mulai memikirkan tentang fenomena berikut ini.</p>
<p>Jika Anda bekerja pada orang lain, adalah baik jika Anda mempertimbangkan untuk terus meniti karir sampai ke puncak. Tapi sebagai pekerja, Anda juga pasti akan pensiun.</p>
<p>Jika Anda mengikuti pola dan alur pensiun yang normal dan alamiah, maka ketahuilah bahwa saat Anda pensiun, Anda juga pada dasarnya pensiun dari semua pemberi kerja, bukan hanya dari pemberi kerja Anda saat ini. Terlebih lagi, jika pola &#8220;normal&#8221; dan &#8220;alamiah&#8221; itu erat kaitannya dengan usia produktif.</p>
<p>Akan cukup sulit bagi Anda, setelah pensiun di usia 30, 40, atau bahkan 50 tahun, menemukan pemberi kerja yang mau mempekerjakan Anda. Dan sangat mungkin, Anda sendiri pun akan bosan dengan lagi-lagi bekerja untuk orang lain.</p>
<p>Apa yang pasti adalah; Anda jelas tak ingin setelah pensiun langsung mati. Sisa usia Anda mungkin masih 10, 20, atau malah 50 tahun juga.</p>
<p>Jadi, mau tidak mau, ingin tak ingin, Anda juga harus mulai berpikir tentang menerjuni dunia entrepreneur, baik sesegera mungkin atau segera setelah Anda pensiun.</p>
<p>Di Workshop E.D.A.N. kemarin, saya sempat berdiskusi ringan dengan salah seorang peserta yang menjadi founder, moderator, dan pembina di sebuah komunitas entrepreneurship. Dari diskusi itu, beberapa pelajaran bisa ditarik berkaitan dengan apa dan bagaimana seseorang bisa menerjuni dunia entrepreneur.</p>
<p>Saya kemudian mencoba memikirkannya sedikit lebih dalam, dan berikut inilah yang bisa saya temukan tentang tipe-tipe entrepreneur yang memulai dunia entrepreneurshipnya.</p>
<p><strong>Early Birds</strong></p>
<p>Inilah tipe entrepreneur yang sejak awal telah memproyeksikan dirinya menjadi entrepreneur. Mereka telah mempertimbangkan dunia entrepreneur sejak mereka masih di bangku sekolah. Bagaimanapun situasi dan keadaan sekolah mereka, cita-cita mereka setelah lulus adalah menjadi entrepreneur.</p>
<p>Mereka mungkin sudah mulai berbisnis sejak di sekolah. Atau mereka secara mandiri mempelajari dunia entrepreneurship.</p>
<p>Maka bagi mereka, siap tidak siap nantinya setelah selesai bersekolah, mereka tidak ingin bekerja pada orang lain, tapi sebaliknya berkeinginan besar menjadi pemberi kerja.</p>
<p>Beberapa dari mereka, bahkan tidak sempat menyelesaikan sekolahnya karena kesibukannya berbisnis.</p>
<p>Secara pribadi, saya sangat mengidam-idamkan keadaan di mana anak-anak Indonesia, sudah mulai diperkenalkan dengan dunia entrepreneurship sejak masih SMP atau SMU.</p>
<p>Alangkah bagusnya jika di SMP atau SMU, kita bisa melihat keberadaan radio sekolah, televisi sekolah, koran sekolah, majalah sekolah, koperasi sekolah, atau divisi bisnis sekolah, yang dikelola dengan profesional oleh anak-anak muda berusia belasan tahun.</p>
<p><strong>Smooth Lander</strong></p>
<p>Mereka adalah para profesional yang terus mengasah kemampuannya, sembari meniti karir ke jenjang yang setinggi-tingginya. Mereka menantikan peluang emas di mana para pemodal mau memberi mereka kesempatan untuk menjalankan sebuah bisnis.</p>
<p>Fenomena yang paling umum terjadi adalah pemupukan sumber daya dalam bentuk tabungan dan investasi yang menghasilkan berbagai macam passive income. Kita mengenal mereka sebagai orang-orang yang akrab dengan tantenya yaitu &#8220;Bude Ros&#8221;.</p>
<p><strong>Amphibi</strong></p>
<p>Mereka adalah para profesional muda yang penuh dengan semangat, tapi cukup berhati-hati dalam menjalani petualangan bisnis.</p>
<p>Segera setelah memungkinkan, setelah berbagai kebutuhan dasar terpenuhi, mereka mulai melakukan berbagai bentuk gerilya. Mulai dari yang kurang mulus seperti ngobyek atau mencuri waktu dan kesempatan, atau yang cukup elegan dengan mulai membangun bisnis rumahan, bisnis online, atau bisnis jaringan.</p>
<p>Mereka mungkin membiayai keluarganya untuk mengoperasikan sebuah bisnis pemula. Mereka juga mungkin membuka kios atau memanfaatkan garasi rumahnya. Mereka juga mungkin membangun aliansi dengan teman sekerja, mendirikan perusahaan baru yang belum diterjuninya secara total.</p>
<p>Mereka akan segera menerjuni bisnis secara total, manakala berbagai parameter dan persyaratan pribadi mereka dianggap sudah terpenuhi. Misalnya punya cadangan yang setara dengan dua tahun gaji mereka selama ini, atau sudah punya sumber lain yang ajeg dan tetap, dan sebagainya.</p>
<p><strong>Free Diver</strong></p>
<p>Yang ini adalah benar-benar petualang. Mereka tak terlalu peduli tentang keamanan posisi cadangan dan sumber daya. Mereka benar-benar mengandalkan impian dan kekuatan kemauan. Mereka hanya tahu satu hal, yaitu keinginan, cita-cita, atau obsesi dan idealisme mereka.</p>
<p><strong>Ships Burner</strong></p>
<p>Mereka adalah orang-orang yang sejak dini telah membaktikan hidupnya untuk dunia bisnis. Bisa jadi, mereka bahkan tidak pernah mengenyam bangku pendidikan formal. Sekolah mereka adalah dunia bisnis yang nyata.</p>
<p>Mereka bergerak dan mengoperasikan bisnis demi bisnis. Jika sebuah bisnis belum berjalan sesuai harapan, mereka tak akan segan meninggalkannya dan menerjuni dunia bisnis yang lain, sekalipun dunia bisnis baru itu masih cukup gelap bagi mereka.</p>
<p>Jika sebuah bisnis ternyata membawa kebangkrutan atau tidak berkembang, setelah merasa cukup berupaya menyelamatkannya, dan itu tidak dianggap berhasil, mereka tak akan segan-segan &#8220;membakar&#8221; kapal mereka. Mereka akan membangun kapal yang baru, dan segera mengarungi samudera kembali.</p>
<p><strong>Slow Surfer</strong></p>
<p>Mereka adalah para pebisnis yang meyakini peribahasa &#8220;sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit&#8221;.</p>
<p>Mereka tidak ragu membangun bisnis yang dianggap orang lain kecil atau remeh. Mereka lebih berfokus pada pola pembelajaran. Mereka meyakini bahwa sekecil apapun itu, jika ditekuni pasti akan membawa hasil.</p>
<p><strong>Revolusionist</strong></p>
<p>Mereka adalah orang-orang yang sedikit banyak punya jiwa penjudi (dalam konteks positif tentu saja). Mereka meyakini yang satu ini: &#8220;Hanya diperlukan satu kesuksesan, untuk menciptakan rentetan kesuksesan sampai tujuh turunan&#8221;.</p>
<p>Pelajarilah semua tipe di atas, refleksikan pada diri Anda. Jika Anda telah menemukan yang mana tipe Anda, maka mulailah melakukan modelling dengan konsep ATM. Amati, Tiru, Modifikasi.</p>
<p>Semua tipe-tipe entrepreneur di atas bukanlah harga mati. Sebab Anda, sangat mungkin menemukan dan mengembangkan tipe dan cara Anda sendiri, untuk menjadi pebisnis yang sejati.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uamtamtam.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uamtamtam.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uamtamtam.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uamtamtam.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uamtamtam.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uamtamtam.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uamtamtam.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uamtamtam.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uamtamtam.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uamtamtam.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uamtamtam.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uamtamtam.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uamtamtam.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uamtamtam.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=69&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/facing-the-failure/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b497ed1a4afe1f01018c0f896a4abc93?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uamtamtam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjadi Diri Anda Sendiri</title>
		<link>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/tips-belajar-dengan-baik/</link>
		<comments>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/tips-belajar-dengan-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 15:43:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uamtamtam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uamtamtam.wordpress.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Kebanyakan orang yang mengalami kegagalan tidak suka melihat dirinya sendiri sebagaimana adanya seperti yang ditampilkan di cermin. Anak-anak muda khususnya, dipengaruhi oleh reaksi emosional semacam ini ketika menghadapi masalah yang sulit ditemukan solusinya. Ingatlah bahwa ketika Anda melakukan kesalahan, secara alamiah Anda tidak akan suka pada diri Anda sendiri, kesalahan itu tidak sama dengan diri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=56&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kebanyakan orang yang mengalami kegagalan tidak suka melihat dirinya sendiri sebagaimana adanya seperti yang ditampilkan di cermin. Anak-anak muda khususnya, dipengaruhi oleh reaksi emosional semacam ini ketika menghadapi masalah yang sulit ditemukan solusinya. Ingatlah bahwa ketika Anda melakukan kesalahan, secara alamiah Anda tidak akan suka pada diri Anda sendiri, kesalahan itu tidak sama dengan diri Anda;  tidak seperti diri kecil Anda. Hal pokok yang penting diingat dalam menjadi diri Anda sendiri adalah bangkit mengatasi diri kecil Anda yang pesimis dan minder. Anda mesti bangkit dari kesalahan-kesalahan dan ketidakberuntungan hari kemarin. Anda harus mencoba untuk menggapai diri besar Anda.</p>
<p>Manusia itu pembuat kesalahan namun kita juga pendobrak kesalahan. Kita bisa aja membuat kesalahan, tetapi kesalahan itu seringkali mengajarkan kita banyak hal dan membuat kita menjadi lebih baik. Oleh sebab itu, usaha untuk menjadi diri sendiri – diri besar Anda – adalah menerima diri Anda sebagaimana adanya pada saat Anda berbuat salah. Tataplah diri Anda yang ada di cermin dengan mata yang jernih, lembut dan sadarilah bahwa Anda jauh lebih besar dan jauh lebih hebat dari sejumlah kesalahan, kesialan, sakit hati, dan kesalahan serius. Anda mesti hidup melampaui kekalahan-kekalahan Anda daripada hidup bersama dengannya. Anda harus menerima kelemahan Anda, berdiri di atas kaki Anda sendiri pada saat-saat krisis, dan menyadarkan diri pada kepercayaan diri dan sukses-sukses masa lalu untuk mengubah masa-masa sulit itu menjadi kesempatan-kesempatan yang kreatif.</p>
<p><strong>Pembaca yang budiman,</strong></p>
<p>Jika Anda tidak menyukai diri Anda sebagaimana adanya, mulailah dengan melihat dan focus pada kekuatan Anda sendiri. Berhentilah hidup dengan kesukaran ini, sebab Anda dan diri Anda sendirilah yang dapat, baik suka maupun tidak suka, menerima diri Anda seperti apa adanya. Sadarilah bahwa Anda dapat menjadi diri Anda yang lebih baik, dengan bangkit dari kesalahan-kesalhan Anda. Itulah inti dari kehidupan yang sukses. Karena alasan itulah, menjadi diri Anda sendiri itu adalah hal terpenting. Ingat : Jadilah diri Anda sendiri yang terbaik dan sukses, sekali Anda membuat kesalahan, ambil hikmah positifnya dan pembelajaran untuk melakukan lebih baik di kesempatan berikutnya. Jangan takut untuk melakukan kesalahan, karena jika Anda tidak mencoba maka Anda tidak tahu apa yang bisa Anda lakukan dan apa yang Anda bisa capai dalam hidup Anda. <strong>Berani untuk mencoba !!!</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uamtamtam.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uamtamtam.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uamtamtam.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uamtamtam.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uamtamtam.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uamtamtam.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uamtamtam.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uamtamtam.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uamtamtam.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uamtamtam.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uamtamtam.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uamtamtam.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uamtamtam.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uamtamtam.wordpress.com/56/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=56&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/tips-belajar-dengan-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b497ed1a4afe1f01018c0f896a4abc93?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uamtamtam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Motivasi Belajar</title>
		<link>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/motivasi-belajar/</link>
		<comments>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/motivasi-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 15:30:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uamtamtam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/motivasi-belajar/</guid>
		<description><![CDATA[Motivasi belajar setiap orang, satu dengan yang lainnya, bisa jadi tidak sama. Biasanya, hal itu bergantung dari apa yang diinginkan orang yang bersangkutan. Misalnya, seorang anak mau belajar dan mengejar rangking pertama karena diiming-imingi akan dibelikan sepeda oleh orangtuanya. Contoh lainnya, seorang mahasiswa mempunyai motivasi belajar yang tinggi agar lulus dengan predikat cum laude. Setelah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=55&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Motivasi belajar setiap orang, satu dengan yang lainnya, bisa jadi tidak sama. Biasanya, hal itu bergantung dari apa yang diinginkan orang yang bersangkutan. Misalnya, seorang anak mau belajar dan mengejar rangking pertama karena diiming-imingi akan dibelikan sepeda oleh orangtuanya.</p>
<p>Contoh lainnya, seorang mahasiswa mempunyai motivasi belajar yang tinggi agar lulus dengan predikat cum laude. Setelah itu, dia bertujuan untuk mendapatkan pekerjaan yang hebat dengan tujuan membahagiakan orangtuanya.</p>
<p>Apa saja, sih, faktor-faktor yang membedakan motivasi belajar seseorang dengan yang lainnya?<br />
Beberapa faktor di bawah ini sedikit banyak memberikan penjelasan mengapa terjadi perbedaaan motivasi belajar pada diri masing-masing orang, di antaranya:</p>
<p>    * Perbedaan fisiologis (physiological needs), seperti rasa lapar, haus, dan hasrat seksual<br />
    * Perbedaan rasa aman (safety needs), baik secara mental, fisik, dan intelektual<br />
    * Perbedaan kasih sayang atau afeksi (love needs) yang diterimanya<br />
    * Perbedaan harga diri (self esteem needs). Contohnya prestise memiliki mobil atau rumah mewah, jabatan, dan lain-lain.<br />
    * Perbedaan aktualisasi diri (self actualization), tersedianya kesempatan bagi seseorang untuk mengembangkan potensi yang terdapat dalam dirinya sehingga berubah menjadi kemampuan nyata.</p>
<p>Stimulus motivasi belajar<br />
Terdapat 2 faktor yang membuat seseorang dapat termotivasi untuk belajar, yaitu:</p>
<p>    * Pertama, motivasi belajar berasal dari faktor internal. Motivasi ini terbentuk karena kesadaran diri atas pemahaman betapa pentingnya belajar untuk mengembangkan dirinya dan bekal untuk menjalani kehidupan.<br />
    * Kedua, motivasi belajar dari faktor eksternal, yaitu dapat berupa rangsangan dari orang lain, atau lingkungan sekitarnya yang dapat memengaruhi psikologis orang yang bersangkutan.</p>
<p>Tips-tips meningkatkan motivasi belajar<br />
Motivasi belajar tidak akan terbentuk apabila orang tersebut tidak mempunyai keinginan, cita-cita, atau menyadari manfaat belajar bagi dirinya. Oleh karena itu, dibutuhkan pengkondisian tertentu, agar diri kita atau siapa pun juga yang menginginkan semangat untuk belajar dapat termotivasi.</p>
<p>Yuk, ikuti tips-tips berikut untuk meningkatkan motivasi belajar kita:</p>
<p>    * Bergaullah dengan orang-orang yang senang belajar<br />
      Bergaul dengan orang-orang yang senang belajar dan berprestasi, akan membuat kita pun gemar belajar. Selain itu, coba cari orang atau komunitas yang mempunyai kebiasaan baik dalam belajar.</p>
<p>      Bertanyalah tentang pengalaman di berbagai tempat kepada orang-orang yang pernah atau sedang melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, orang-orang yang mendapat beasiwa belajar di luar negeri, atau orang-orang yang mendapat penghargaan atas sebuah presrasi.</p>
<p>      Kebiasaan dan semangat mereka akan menular kepada kita. Seperti halnya analogi orang yang berteman dengan tukang pandai besi atau penjual minyak wangi. Jika kita bergaul dengan tukang pandai besi, maka kita pun turut terciprat bau bakaran besi, dan jika bergaul dengan penjual minyak wangi, kita pun akan terciprat harumnya minyak wangi.<br />
    * Belajar apapun<br />
      Pengertian belajar di sini dipahami secara luas, baik formal maupun nonformal. Kita bisa belajar tentang berbagai keterampilan seperti merakit komputer, belajar menulis, membuat film, berlajar berwirausaha, dan lain lain-lainnya.<br />
    * Belajar dari internet<br />
      Kita bisa memanfaatkan internet untuk bergabung dengan kumpulan orang-orang yang senang belajar. Salah satu milis dapat menjadi ajang kita bertukar pendapat, pikiran, dan memotivasi diri. Sebagai contoh, jika ingin termotivasi untuk belajar bahasa Inggris, kita bisa masuk ke milis Free-English-Course@yahoogroups.com.</p>
<p>      Bergaulah dengan orang-orang yang optimis dan selalu berpikiran positif<br />
      Di dunia ini, ada orang yang selalu terlihat optimis meski masalah merudung. Kita akan tertular semangat, gairah, dan rasa optimis jika sering bersosialisasi dengan orang-orang atau berada dalam komunitas seperti itu, dan sebaliknya.</p>
<p>      Cari motivator<br />
      Kadangkala, seseorang butuh orang lain sebagai pemacu atau mentor dalam menjalani hidup. Misalnya: teman, pacar, ataupun pasangan hidup. Anda pun bisa melakukan hal serupa dengan mencari seseorang/komunitas yang dapat membantu mengarahakan atau memotivasi Anda belajar dan meraih prestasi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uamtamtam.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uamtamtam.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uamtamtam.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uamtamtam.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uamtamtam.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uamtamtam.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uamtamtam.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uamtamtam.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uamtamtam.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uamtamtam.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uamtamtam.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uamtamtam.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uamtamtam.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uamtamtam.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=55&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/motivasi-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b497ed1a4afe1f01018c0f896a4abc93?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uamtamtam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Psikotest</title>
		<link>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/penerimaan-cpns-2009-di-departemen-kehutanan-dephut-exp-30-september-2009/</link>
		<comments>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/penerimaan-cpns-2009-di-departemen-kehutanan-dephut-exp-30-september-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 14:20:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uamtamtam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/penerimaan-cpns-2009-di-departemen-kehutanan-dephut-exp-30-september-2009/</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu cara lembaga atau perusahaan untuk menguji calon karyawannya adalah dengan mengajukan sejumlah tes psikologi dikenal dengan psikotest. Test ini sangat menentukan masa depan calon karyawan dan secara teoritis untuk mengetahui potensi calon pegawai. Pada umumnya model psikotest ini relatif tidak berubah karena memang dibuat secara standar tidak hanya nasional tetapi juga internasional. Untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=51&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu cara lembaga atau perusahaan untuk menguji calon karyawannya adalah dengan mengajukan sejumlah tes psikologi dikenal dengan psikotest. Test ini sangat menentukan masa depan calon karyawan dan secara teoritis untuk mengetahui potensi calon pegawai. Pada umumnya model psikotest ini relatif tidak berubah karena memang dibuat secara standar tidak hanya nasional tetapi juga internasional.<br />
Untuk memasuki lembaga media massa juga psikotest memiliki standar hampir sama dengan perusahaan lainnya. Tulisan ini masih akan berkembang, namun ada beberapa prinsip yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi psikotest ini.<br />
Pertama-tama tentu kita harus tahu jenis-jenis psikotest itu.</p>
<p>1. Tes IQ: biasanya contoh soal-soal ini dapat mudah didapatkan di toko buku. Tes kecerdasan ini melibatkan serangkaian soal matematika dalam istilah tesnya tes verbal dan non verbal. Angka dan bahasa merupakan bagian dari tes ini. Jika Anda senang dengan teka teki silang dan hitungan secara cepat maka Anda beruntung bisa lulus. Namun tes IQ memang dibuat standar agar bisa dilakukan setiap orang.</p>
<p>2. Tes Kepribadian. Di dalam tes ini Anda akan dihadapkan kepada serangkaian pertanyaan mengenai berbagai dilema dalam pekerjaan, seperti bagaimana menghadapi konflik, bagaimana bekerja sama dan bagaimana solusi jika menghadapi suatu dilema. Dari sini dapat dikaji, seberapa jauh kemampuan Anda bekerja dalam tim dan apakah Anda termasuk orang yang �hangat� dalam pergaulan dan tidak �kaku�.</p>
<p>3. Tes Kemampuan. Anda akan diuji serangkaian tugas di bawah tekanan tinggi, apakah Anda masih bisa melakukannya. Biasanya tes kemampuan ini mengkondisikan Anda dalam suasana penuh tekanan tetapi harus menyelesaikan soal dengan cepat. Bisa bentuknya angka atau permainana kata-kata. Bisa pula berupa grafik dan bentuk-bentuk tiga dimensi.</p>
<p>4. Tes Kreatifitas. Biasanya Anda akan diminta menulis atau menggambarkan sesuatu. Pada salah satu tes Anda diminta melanjutkan gambar dari enam kotak yang sudah ada. Lanjutkan dengan ilustrasi yang baik semaksimal mungkin. Satu lagi tes final biasanya Anda diminta menggambar. Saya sarankan gambarlah orang yang sedang aktif bertindak, misalnya sedang lari sehingga terlihat aktif. Kata psikolog, orang yang seperti itu termasuk dinamis dan kreatif. Itu pendapat psikolog.</p>
<p>Sumber : <a rel="nofollow" href="http://www.journalist-adventure.com/?p=89#comment-3142" target="_blank">http://www.journalist-adventure.com/?p=89#comment-3142</a></p>
<p style="text-align:left;">Penulis juga ingin menambahkan beberapa tips dan apa yang sebaiknya dilakukan pada saat psikotest sedang berlangsung :</p>
<p style="text-align:left;">1. Test IQ</p>
<p>Kerjakan soal-soal yang mudah terlebih dahulu, kemudian kerjakan soal yang lebih sulit. ini untuk mengoptimalisasi skor yang anda dapatkan. Jgn kerjakan soal dengan asal-asalan, ini biasanya terjadi pada saat waktu yang diberikan akan segera habis.</p>
<p>Harap diingat “<strong>banyaknya pertanyaan yang terjawab, bukan patokan bahwa test IQ anda berhasil</strong>“…”<strong>Lebih baik jawaban soal anda sedikit,tapi banyak yang benar</strong>” …” <strong>Daripada jawaban soal anda banyak, tapi banyak juga jawaban yang salah</strong>“.</p>
<p>Dari hal tersebut pelaksana test akan dapat menemukan, siapa yang mengerjakan dengan baik dan yang tidak.. Dan satu hal, perbanyak latihan soal-soal psikotest agar jam terbang anda cukup.</p>
<p>2. Test kepribadian</p>
<p>Dalam test ini tidak menentukan siapa yang baik, dan siapa yang tidak baik. Tes ini murni dilakukan untuk mengenal bagaimana kepribadian calon pegawai. Jawablah soal-soal tersebut sesuai dengan kepribadian anda.</p>
<p>Test ini dilakukan untuk menempatkan calon pegawai di posisi jabatan yang tepat. Sesuai dengan prinsip ” <strong>Right Man on The Right Place</strong> “</p>
<p>3. Tes Kemampuan</p>
<p>Test ini bisa berupa deretan angka ataupun gambar. Dalam mengerjakan soal ini, diperlukan konsentrasi penuh dalam mengerjakannya. Karena test ini memerlukan waktu yang lama, sebaiknya jika anda ada keperluan ke kamar kecil, lakukan sebelum test ini dimulai.</p>
<p>Konsentrasi yang cukup hanya di dapat  dari istirahat yang cukup, oleh karena itu malam sebelum test tidurlah lebih awal.</p>
<p>4. Tes Kreatifitas</p>
<p>Test ini biasanya berupa gambar sebanyak 6 kotak. Dimana masing-masing kotak memiliki tanda awal khusus. Di test ini calon pegawai di minta untuk mengembangkan tanda di masing-masing kotak, menjadi sebuah gambar atau object. Pada test ini juga kita diminta untuk menentukan gambar mana yang paling mudah, paling sulit, paling disukai, dan yang tidak disukai dari gambar yang dibuat. Misalnya object bendera, jam, masjid, pesawat, rumah, tiang listrik.</p>
<p>Kemudian test terakhir adalah menggambar orang, atau menggambar pohon.</p>
<p>Pada test menggambar orang. Gambarlah orang secara utuh. Dalam artian disini adalah lengkap semua organ tubuh ( tangan, kaki, dsb ). Gambarlah orang yang sedang melakukan aktifitas. Misalnya, orang yang sedang berangkat kerja dll.</p>
<p>Pada test menggambar pohon. Gambarlah pohon yang mempunyai kayu, dan yang mempunyai buah. Gambarlah daunnya dengan rindang. Misalnya pohon mangga.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uamtamtam.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uamtamtam.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uamtamtam.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uamtamtam.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uamtamtam.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uamtamtam.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uamtamtam.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uamtamtam.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uamtamtam.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uamtamtam.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uamtamtam.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uamtamtam.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uamtamtam.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uamtamtam.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=51&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/12/penerimaan-cpns-2009-di-departemen-kehutanan-dephut-exp-30-september-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b497ed1a4afe1f01018c0f896a4abc93?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uamtamtam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MANAJEMEN KEDISIPLINAN KARYAWAN</title>
		<link>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/08/kepemimpinan-yang-efektif/</link>
		<comments>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/08/kepemimpinan-yang-efektif/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 19:34:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uamtamtam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uamtamtam.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Kasus berikut ini tidak jarang ditemukan dalam perusahaan. Katakanlah ada seorang manajer dari sebuah perusahaan suatu ketika sempat memperhatikan seorang karyawan yang ditempatkan pada posisi menentukan. Pengamatan pihak manajemen selama ini menunjukkan bahwa karyawan tersebut tidak mau bekerja sama pada waktu usaha ekstra diperlukan, segan menjadi sukarelawan untuk melakukan pekerjaan lembur, datang terlambat, memperpanjang waktu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=37&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p align="justify">Kasus berikut ini tidak jarang ditemukan dalam perusahaan. Katakanlah ada seorang manajer dari sebuah perusahaan suatu ketika sempat memperhatikan seorang karyawan yang ditempatkan pada posisi menentukan. Pengamatan pihak manajemen selama ini menunjukkan bahwa karyawan tersebut tidak mau bekerja sama pada waktu usaha ekstra diperlukan, segan menjadi sukarelawan untuk melakukan pekerjaan lembur, datang terlambat, memperpanjang waktu istirahat, terus menerus mengeluh dan tidak mau mematuhi instruksi.</p>
<p align="justify">Gejala yang sedang dialami karyawan tersebut tentunya membuat manajemen kecewa. Yang pertama dipertanyakan adalah apa yang akan dilakukan terhadap karyawan yang berperilaku seperti itu. Kalau dilakukan tindakan tegas, misalnya merumahkan, namun manajer akan kesulitan menemukan gantinya. Mengapa demikian? Karena karyawan bersangkutan memiliki keterampilan yang tidak banyak orang lain miliki. Ketrampilannya sangat unik dan keunggulannya sangat potensial di atas stanadar perusahaan. Jadi apakah manajer akan membiarkannya dengan resiko suasana kerja kurang nyaman atau sebaiknya manajer mencari penggantinya. Yakni dengan melatih karyawan lain dan atau mencari karyawan baru dengan persyaratan insentif tertentu. Di sisi lain perlu diupayakan bagaimana caranya agar perilaku karyawan yang “bandel tapi trampil” itu tidak ditiru oleh karyawan lainnya.</p>
<p align="justify">Kasus berikutnya juga sering membuat pihak manajemen bingung dalam mengambil tindakan kepada karyawan tertentu yang menyangkut kedisiplinan kerja. Dari hasil pengamatannya diperoleh kesimpulan ada hubungan positif antara motivasi kerja karyawan dengan tingkat kedisiplinannya untuk masuk kerja. Makin tinggi motivasi makin tinggi pula derajad kedisiplinan karyawan. Begitu pula didapatkan ada hubungan positif antara kedisiplinan kerja dengan derajad kerja keras karyawan.</p>
<p align="justify">Hasil pengamatan ini seharusnya menggembirakan manajer namun kenyataannya tidak demikian. Ternyata dari temuan aspek lainnya tidak terdapat hubungan positif antara kerja keras dengan mutu kerja. Padahal manajemen kompensasi sudah sangat memuaskan karyawan. Sementara suasana kehidupan kerja di perusahaan ini juga tergolong kondusif. Dengan demikian tampak kerja keras disertai etika kedisiplinan dari karyawan tidak menjamin akan menentukan mutu kerja yang dihasilkannya. Berarti pula masih ada faktor lain yang berhubungan dengan mutu kerja. Nah setelah dilakukan pengamatan mendalam oleh manajer itu ternyata karyawan bersangkutan hanya sebatas kerja keras dan disiplin tinggi tetapi tidak bekerja secara cerdas. Kinerjanya biasa-biasa saja bahkan cenderung di bawah standar perusahaan.</p>
<p align="justify">Kasus yang menimpa beberapa karyawan yang menyangkut kedisiplinan di satu sisi dan sisi lain tentang kinerja mendorong pihak manajemen untuk menerapkan manajemen kedisiplinan karyawan yang efektif. Derajad kasus pertama relatif lebih rumit ketimbang kasus kedua. Kasus pertama lebih pada aspek kepribadian sedang pada kasus kedua lebih pada kemampuan atau ketrampilan. Mengatasi masalah kepribadiaan membutuhkan pendakatan dan waktu yang lebih intensif. Pasalnya mengidentifikasi masalah kepribadian seseorang sifatnya lebih kompleks ketimbang hanya masalah lemahnya ketrampilan.</p>
<p align="justify">Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakdisiplinan, misalnya, dapat berupa faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik dari yang bersangkutan. Sementara tingkat ketrampilan lebih ditentukan oleh faktor intrinsik bersangkutan. Kalau karyawan pada kasus kedua dapat diatasi dengan pelatihan dan pengembangan. Sedang karyawan pada kasus pertama selain pelatihan tentang kepribadian juga perlu bimbingan-bimbingan kepribadian secara intensif. Intinya adalah bagaimana talenta yang dimiliki karyawan bersangkutan dapat diubah dari kemampuan bekerja sendiri menjadi talenta yang berkemampuan bekerja dalam suatu tim yang kompak dengan tingkat kedisiplinan tinggi.</p>
<p>Karena itu dalam menerapkan manajemen kedisiplinan karyawan yang efektif maka perusahaan harus memiliki suatu perencanaan pengembangan kedisipilinan yang terarah. Yakni mulai dari langkah mengidentifikasi tipologi ketidakdisiplinan kerja dan masalahnya, menganalisis faktor-faktor penyebab timbulnya ketidakdisiplinan, pembuktian di lapangan, perencanaan operasional pengembangan kedisiplinan kerja, implementasi rencana pendisiplinan kerja termasuk proses pengendaliannya, dan pengembangan umpan balik program pendisiplinan, serta evaluasi sejauh mana keberhasilan pelaksanaan program pendisiplinan kerja karyawan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uamtamtam.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uamtamtam.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uamtamtam.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uamtamtam.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uamtamtam.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uamtamtam.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uamtamtam.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uamtamtam.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uamtamtam.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uamtamtam.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uamtamtam.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uamtamtam.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uamtamtam.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uamtamtam.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=37&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/08/kepemimpinan-yang-efektif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b497ed1a4afe1f01018c0f896a4abc93?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uamtamtam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Cara mendaftarkan blog di search engine?</title>
		<link>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/04/bagaimana-cara-mendaftarkan-blog-di-search-engine/</link>
		<comments>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/04/bagaimana-cara-mendaftarkan-blog-di-search-engine/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 16:48:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uamtamtam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/04/bagaimana-cara-mendaftarkan-blog-di-search-engine/</guid>
		<description><![CDATA[Menginginkan agar tulisan-tulisan kita bisa di baca oleh orang lain atau pengunjung blog merupakan salah satu hal yang wajar diinginkan ketika kita membuat sebuah blog, semakin banyak yang berkunjung apalagi memberikan komentar pada apa yang kita posting tentunya akan membuat hati kita merasa senang dan bahagia. Akan tetapi belum blog kita akan ramai di kunjungi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=31&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menginginkan agar tulisan-tulisan kita bisa di baca oleh orang lain atau pengunjung blog merupakan salah satu hal yang wajar diinginkan ketika kita membuat sebuah blog, semakin banyak yang berkunjung apalagi memberikan komentar pada apa yang kita posting tentunya akan membuat hati kita merasa senang dan bahagia. Akan tetapi belum blog kita akan ramai di kunjungi, ini memerlukan usaha publikasi yang gencar dari pemilik blog apabila ingin banyak pengunjungnya. <a class="aligncenter" title="Bagaimana Cara Mendaftarkan " href="http://uamtamtam.wordpress.com" target="_self">Selengkapnya</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uamtamtam.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uamtamtam.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uamtamtam.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uamtamtam.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uamtamtam.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uamtamtam.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uamtamtam.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uamtamtam.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uamtamtam.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uamtamtam.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uamtamtam.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uamtamtam.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uamtamtam.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uamtamtam.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uamtamtam.wordpress.com&amp;blog=9292962&amp;post=31&amp;subd=uamtamtam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uamtamtam.wordpress.com/2009/09/04/bagaimana-cara-mendaftarkan-blog-di-search-engine/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b497ed1a4afe1f01018c0f896a4abc93?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uamtamtam</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
